Kesehatan

Objectively integrate emerging core

Percantik Warna Kuku Anda dengan Gaya Hand Nail Polish  

30 December 2019 oleh Admin


PEWARNA kuku –umumnya-- orang menyebutnya dengan kuteks. Sebenarnya pewarna kuku ini sudah ada sejak lama. Mulai dari bahan tradisional, sampai bahan yang lebih modern.

Kuteks kuku dengan tampilan warna cantik, bisa menyita perhatian orang lain. Tapi kalau mewarnainya dengan asal-asalan, malah bisa dapet gosip nggak enak kan...

Mewarnai kuku susah-susah gampang. Butuh konsultasi dengan orang lain. Bukan hanya sekadar teknis mewarnai saja. tapi harus mengenal lebih jauh. Mulai dari warna apa yang mau dipakai, produk apa yang cocok, hingga warna yang pas dengan warna kulit dan jari Anda.

Kok ribet ya? Sebenarnya sih nggak juga. Bagi yang sudah mengerti, persyaratan ini mudah-mudah saja. Nah yang jadi pertanyaan, bagaimana bagi pemula atau mereka yang sekadar tahu saja. Berarti kan butuh belajar dulu bagaimana mewarnai kuku yang baik dan benar.

Kalau belum tahu sama sekali jangan coba-coba untuk mewarnai sendiri. Bisa berantakan. Produk yang sudah dibeli jadi sia-sia. Bicara teknis saja lebih dulu agar benar-benar harus paham cara mewarnai kuku dengan benar.

Misalnya, usai mewarnai kuku-kuku tangan kanan, lalu mau melanjutkan ke bagian kuku di tangan kiri. Bisa bikin bingung lho. Saking gugupnya, kuteks malah bisa berantakan menodai kulit bahkan peralatan lainnya.

Tenang, ini masalah paling sederhana yang hampir dialami semua orang saat sedang mencoba mewarnai kuku sendiri.

Oke, kalau Anda tetap ngotot ingin mewarnai sendiri, ada cara mudah untuk mencegah kutek agar tak berantakan. Sebeleum memulai, sebaiknya pahami dulu tips-tips di bawah ini;

Pertama, potong kuku dengan bentuk yang rapih. Haluskan ujung-ukung kuku pakai kikir biar tak bergerigi. Karena memang salah satu kesalahan dalam menggunakan kuteks karena awalnya malas memotong dan mempercantik bentuk kuku.

Padahal efek kuku terlalu panjang atau tidak terurus bukan hanya ukurannya yang lebih besar, tapi kuku menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan. Ujung kuku akan menipis dan dapat terkelupas, retak atau patah sewaktu-waktu.

Jadi, sebaiknya perbaiki dulu bentuk kuku sesuai dengan keinginan. Kecuali Anda memang menginginkan pewarnaan tetap dengan kuku-kuku yang panjang. Namun tetap, merapihkan bentuknya adalah paling utama.

Kedua, gunakan lem kertas untuk membantu saat menggunakan pewarna kuku. Lem kertas sebenarnya tidak menempel pada jari. Ia rekat, tetapi mudah juga untuk dikelupas. Ini cara yang paling murah dan mudah didapat.

Oleskan lem dengan kuas ke sekitar kuku sampai membentuk huruf U. Pastikan lem hanya menempel pada bagian kulit dan tidak terkena sampai ke kuku.

Setelah itu, aplikasikan cat kuku kamu seperti biasa. Jika ada cat yang terkena kulit pada kanan kiri kuku, biarkan saja. Setelah semua jari selesai dan telah kering, cabut lem di sekitar jadi noda-noda bekas cat tadi akan ikut bersamanya.

Ketiga, gunakan pembatas jari untuk memberi jarak antara kuku. Bantalan atau spons dengan bentuk rongga-rongga untuk kuku ini dapat dibeli di banyak tempat. Harganya bervariasi, ada yang mahal dan murah. Namun kegunaan dan cara pakainya sih sama aja.

Fungsi alat ini adalah untuk memisahkan jari dari satu dan lainnya agar mempermudah kerja saat mewarnai kuku. Bantalan ini paling banyak dipakai untuk kaki yang setiap jarinya cenderung rapat. Anda hanya tinggal menyelipkan jari pada rongga yang sudah tersedia dan memulai mengaplikasikan kuteks.

Keempat, pakai stiker khusus untuk melapisi area sekitar kuku. Bisa mencari stiker khusus untuk membantu mengaplikasikan makeup. Bentuk stiker ini seperti huruf U dan berfungsi sama seperti lem kertas.

Selain untuk merapikan bagian kanan kiri kuku, stiker ini sebagai nail cover ketika ingin membuat nail art yang unik. Misalnya ingin menjadi dua warna. Letakan stiker secara diagonal di atas kuku dan warnai bagian bawah garis diagonal itu dengan warna berbeda. Setelah agak kering, tarik kembali stikernya.

Kelima, Anda bisa menggunakan base coat agar cat kuku lebih menempel. Sebelum mengaplikasikannya, lebih baik oleskan dulu base coat. Fungsinya sama seperti primer pada makeup. Base coat akan menutup pori-pori kuku lebih baik dan mengunci warna cat kuku pada kulit.

Dengan memakai base coat Anda juga tidak perlu khawatir pada lapisan atas kuku yang tidak merata. Mungkin saja kulit kuku Anda sedikit mengelupas atau terkena baretan. Dengan lapisan base coat, kuku akan kembali tetap mulus.

Setelah paham secara teknis, sekarang harus mengenal warna apa yang cocok dengan jari dan kulit Anda. warna cat kuku, walaupun itu bagus dan mahal, tapi kalau nggak cocok dengan warna kulit Anda, hasilnya pun tak akan memuaskan. Bisa lebih buruk dari yang diperkirakan.

Bila Anda pemilik kulit sawo matang, semua warna merah akan cocok. Mulai dari merah terang, plum, pastel, ungu dan burgundy. Buat pemilik kulit cerah, bisa menggunakan cat warna nude dan light pink. Sementara, pemilik kulit kuning langsat bisa menggunakan kutek warna fuchsia dan orange.

Agar tampilan kuku Anda lebih sempurna, warna pun lebih cantik dan cerah, bisa menggunakan Gaya Hand Nail Polish sebagai perawatan jari dan pewarnaan kuku.***