Gaya hidup

Objectively integrate emerging core

Manfaatkan Skin Refiner After Shave Gel Spa Essentia Saat Mencukur Bagian Vital Demi Tingkatkan Hasrat Seksual Pasangan

26 January 2020 oleh Admin


KETIKA hasrat atau gairah seks Anda dengan pasangan mulai berkurang, Anda pasti mencari sesuatu daya tarik tersendiri. Misalnya dengan mengubah suasana kamar agar lebih romantis. Membuat tampilan tubuh lebih langsing dengan berdiet dan berolahraga. Atau Anda berdandan seseksi mungkin agar memberikan kejutan pada pasangan Anda.

Atau juga mengubah cara paling sederhana dengan mencukur bulu di bagian alat vital Anda. Dengan tanpa bulu bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pasangan Anda. Tapi perlu diingat, mencukur bulu kemaluan harus dilakukan ekstra hati-hati. Selain kulit di bagian alat vilat memiliki sensitivitas yang tinggi, juga mudah terluka ketika silet cukur memotong satu persatu bulu di kemaluan.

Memang, rambut kemaluan memiliki fungsi khusus sebagai pelindung terhadap gesekan pada kulit sensitif yang dapat menyebabkan abrasi dan cidera kulit. Bulu-bulu halus itu melindungi kulit dari bakteri dan kuman yang tidak diinginkan. Tapi selagi demi sensasi pada pasangan suami istri, mencukur bulu kemaluan tidak menjadi masalah.

Biasanya sebelum melakukan hubungan seksual, pasangan suami istri melakukan beberapa ritual rutin. Mulai dari mandi, membersihkan alat vital, sikat gigi dan berkumur. Lalu tampil dengan pakaian seksi dengan tanpa bulu di area vital Anda menjadikan suasana lebih hot dan romantis.

Tentu saja mencukur bagian kemaluan harus sesuai selera Anda ketika ingin mengubah suasana menjadi lebih sensasional. Bisa bercukur sebagian dengan menyisakan bulu halus dengan bentuk tampilan tertentu. Atau mencukur habis secara keseluruhan.

Yang pasti, mencukur rambut kemaluan sebelum berhubungan seks mungkin bisa mendatangkan manfaat kesehatan. Karena dengan mencukur habis bulu di bagian alat vital, Anda bisa terhindar dari risiko memiliki kutu pubis.

Tapi ingat, kebiasaan mencukur rambut halus di sekitar kelamin bukan demi memuaskan yang bukan menjadi pasangan resmi Anda atau seks bebas. Sebab, seks bebas memberikan dampak negative. Bukan saja menjadi beban dosa. Tapi juga memiliki efek tertularnya penyakit kelamin.

Mencukur rambut kemaluan sebelum melakukan seks bebas, seperti dilansir Medical Daily, dapat memberi efek tertular penyakit kelamin secara drastis hingga 440 persen. Pasangan seks bebas yang mencukur bulu kemaluannya hingga habis rentan mengidap penyakit kelamin menular. Di antaranya kutil kelamin, raja singa, HPV, gonore, klamidia, candida dan bahkan HIV dan AIDS.

Bercukur baik menggunakan pisau cukur atau waxing bulu kemaluan bisa mengiritasi kulit yang dapat menimbulkan luka yang tidak Anda sadari. Luka di daerah kemaluan dapat menjadi pintu masuk virus dan bakteri ke dalam tubuh. Terlebih lagi, daerah kemaluan dan alat kelamin lebih rentan terhadap infeksi herpes. Luka kecil yang terpapar oleh virus itu bisa lewat mulut (seks oral) atau alat kelamin (penetrasi vaginal atau anal).

Luka kecil terbuka yang dikombinasikan dengan lingkungan genital yang lembab hangat adalah surga bagi bakteri untuk berkembang biak. Hal ini bisa mengakibatkan penyebaran lebih lanjut dari penyakit kelamin.

Ya, lebih baik lagi ketika Anda dan pasangan resmi Anda tetap harus bercukur pastikan benar-benar telah teruji secara klinis untuk mencegah penyakit kelamin menular. Pencegahan ini sebagai upaya meminimalisir risiko penyakit kelamin.

Selain itu, sebaiknya tidak mencukur rambut kemaluan sebelum ritual bercinta. Cukurlah sehari atau dua hari sebelum Anda berhubungan seks untuk memberikan waktu bagi kulit di area kemaluan pulih dari gesekan alat cukur atau strip wax, jika Anda memilih waxing. Kulit Anda lebih sensitif dan rentan terhadap rambut tumbuh ke dalam setelah bercukur, sehingga setiap gesekan saat berhubungan seks bisa menyebabkan iritasi.

Hindari pakaian yang sangat ketat (seperti legging) atau apapun yang akan bergesekan langsung dengan kulit setelah bercukur. Karena gesekan kulit dengan bahan celana menyebabkan iritasi atau benjolan. Karena itu, untuk lebih amannya gunakan Skin Refiner After Shave Gel Spa Essentia. Formula ini khusus dengan pelembap yang lembut untuk kulit agar merasa segar dan rileks ketika sehabis bercukur.

Formula ini juga mengandung pelembab alami, antiseptik, anti iritasi, melembutkan kulit, meregenerasi sel kulit & ellastisitas di bagian kulit kelamin setelah Anda bercukur. Formula ini juga dapat melindungi kulit dari goresan dan kemerahan pada kulit setelah bercukur.
Dengan aroma yang maskulin Skin Refiner After Shave Gel Spa Essentia ysang tak kalah dengan aroma segar cologne, pasti sensasi seksual Anda akan lebih memuaskan.

formula ini juga memiliki manfaat lain, di antaranya menyegarkan kulit setelah bercukur, memberikan aroma maskulin bagi pria, melembutkan, mengencangkan dan menenangkan bagi kulit  wanita.***